Rabu, 26 Oktober 2011

melanggar peraturan


akhir-akhir ini aku memahami sesuatu yang mungkin orang lain belum memahaminya.

sesuai dengan judul di atas, aku ingin mengungkapkan suatu hal.
peraturan dibuat agar kita disiplin bukan? agar kita taat dengan peraturan tersebut.
akan tetapi aku sering mendengar kata-kata peraturan dibuat untuk dilanggar.

menurut sejumlah orang, pernyataan tersebut salah, tapi bagi seglintir orang termasuk aku, aku sependapat dengan itu.
aku menemukan gagasan itu ketika aku masuk di wapalhi, semacam kumpulan orang-orang pecinta alam.
ketika pendas, kami digojlok oleh 4 tatib, ketika kami disuruh lari 5x mengelilingi lapangan sepak bola, kami mulai dengan lari pelan-pelan, akan tetapi kami dibentak oleh tatib dan kami lari kencang, akan tetapi pula ada seglintir anak yang tidak kuat, alhasil mereka agak tertinggal di belakang, kemudian tatib meneriakkan "ada temanmu yang tidak kuat itu, dijaga, bukan malah ditinggal !!" aku bertanya-tanya, bukankah tadi dia sendiri yang bilang untuk lari agak cepat?

lalu kejadian kedua, ketika pendas pula, ketika ishoma, ketika kami disuruh sholat dan diberi waktu 10 menit apabila lebih dari 10 menit akan ada kompensasi 25x push up, kami lari kencang akan tetapi di mushola tidak terdapat air sama sekali, alhaasil kami lari ke masjid yang lokasinya jauh dari mushola, sedangkan kami hanya diberi waktu 10 menit, alhasil kami memakan waktu 20 menit, dan kami mendapat kompensasi yang kami laksanakan bersama.

inti yang aku dapat yaitu, tidak masalah kita melanggar suatu aturan asalkan kita melakukan itu demi kebenaran.

2 komentar:

  1. Salam Lestari....!!!!!!!!!! :)
    *mantanwapalhiyangkaburwaktumaudilantik=D

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah.. sama dong mas, aku juga cabut :D

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...