Senin, 19 November 2018

I'm so sorry, Friends

Now I regret everything.
I did the stupid things these past years.
I stayed away from my friends in real life or  social media. I deactivated my social media accounts. I wasn't interested in them anymore. I isolated myself from the world.
.
Just because..
I didn't want my friends to see me in the worst condition.
I was too ashamed to show my face in front of them. I had a disgrace that I must hide and I didn't want my friends to know about them.
I was just a loser, you know.
I just.. I didn't have an answer if they asked me a lot of things about my life. I did nothing.
.
I was afraid with what'd you think about me, friends.
I was scared as hell.
I was in the worst moment. But I couldn't ask any help from you. I just.. couldn't.
So I kept this damn depression alone.
.
I needed a lot of time to accept myself.
I needed a lot of time to open up again, with you, friends.
But three until four years it's too much time of me to waste. I wasted my time just being afraid of my thoughts. That's stupid but I did.
.
A few months ago. I started to open myself up again. I activated my accounts. I made a new friends in social media. They're kind with me and very fun by the way. This was just my first step. I needed more time to face my real friends.
And I started to contact my friends again. They're very welcoming even if I distracted them. We enjoyed to chat, call, and hang out. We play together 'again'.
I miss them so much. I miss that moment a lot. Like there is something that missing in my life.
.
But.. now. I don't have much time.
I make the biggest decision in my life (you know what I mean).
And you know, I won't live in here again.
I mean, when I started to feel comfortable around my friends again, I must go and leave them behind (again?)
.
Now, I regret everything.

Jumat, 13 Januari 2017

Jalan yang berbeda

Kita sudah tidak seperti diri kita 3 tahun yang lalu
Kehidupan kita pun juga ikut berubah
Kita menjalani hidup kita masing-masing
Berjalan di jalan yang berbeda
Dengan permasalahan yang baru, juga kebahagiaan yang baru

Ketika rindu tidak bisa mempersatukan kita
Kesetiaan lah yang mampu membuat kita tetap bersatu
Kasih sayang yang tidak memudar seiring berjalannya waktu
Menjadi pedoman bahwa aku dan kalian tidak pernah terpisahkan

Meskipun jarak dan waktu menjadi jurang pemisah
Ketidakjelasanku menjadi dinding penghalang
Dan semua hal yang memisahkanku dari kalian
Tidak akan mampu menghapuskan jejak kenangan kita di dalam hatiku

Jika di kemudian hari
Aku menjadi sosok yang berbeda
Karena telah terhantam oleh permasalahan kehidupan
Tolong ingatkan aku dan sadarkan aku
Diriku yang sesungguhnya

#nowplaying Last Child - Sadarkan Aku

Minggu, 11 September 2016

I always be fine

aku terlihat baik-baik saja di luar
benar, aku mati-matian menyembunyikannya
ketakutanku, kemarahanku dan kesedihanku
tidak ada yang boleh melihatku dalam kondisi seperti itu

aku benar-benar baik saja
itulah yang harus orang lain ketahui
karena aku tidak ingin menjadi beban yang jauh lebih berat lagi

teanang saja, aku sudah biasa melakukannya
meskipun sakit
meskipun sangat sakit
hingga menyayat-nyayat hatiku
aku akan menikmatinya sendirian

tidak ada yang boleh lebih sakit dariku

Kamis, 08 September 2016

galau di jalan arteri

entah di mulai sejak kapan,
terkadang aku menumpahkan semua emosiku ketika melewati jalan arteri
jalanan panjang dan sepi
hanya ada beberapa kendaraan besar yang terpaut cukup jauh

entah bagaimana bisa terjadi
pikiranku mulai terbang kemana-mana
memikirkan banyak hal dan banyak kejadian

ketika aku sudah nyaman melewati jalanan yang mulus itu
aku seolah terhipnotis dan tenggelam dalam pikiranku
kemudian emosiku mulai keluar dengan sendirinya
entah itu bahagia, marah, bahkan sedih dan depresi

jika sudah menyangkut dengan kesedihan
seketika aku tidak bisa melihat ke arah depan dengan baik
karena terhalang oleh buliran air di pelupuk mata
semuanya tercurahkan begitu saja

emosi yang tidak bisa ku keluarkan ketika berda di rumah
di tempat di mana mataku tidak boleh terlihat sembab di pagi hari
tempat di mana tanganku tidak boleh sampai ada goresan abnormal
tempat di mana tidak boleh ada suara barang dibanting dengan tiba-tiba
tempat di mana tidak boleh mengunci pintu kamar setiap waktu

belum sampai ujung jalan, biasanya aku sudah tenang
sudah kembali seperti keadaan sebagaiamana mestinya

memang sebaiknya emosi harus dikeluarkan
jangan sampai dipendam terlalu dalam dan berkahir seperti bom waktu
tinggal tunggu sampai bom meledak
dan bagaimana jika meledak di tempat yang tidak benar?

perjalanan

terimakasihku kepada angin yang seolah menghapus air mata di pipiku
terimakasihku kepada jalanan yang seolah menemani dalam keterpurukanku
terimakasihku kepada slayer yang seolah menutupi wajah senduku dalam balutannya
terimakasihku kepada kerudung yang melingkar seolah mendekapku
terimakasihku kepada matahari yang menghangatkanku dalamnya dinginnya ketakutanku
terimakasihku kepada pegal-pegal di punggung dan kram di kaki, karena kalian aku mengesampingkan semuanya
.
bwahahahaa :D

Selasa, 02 Juni 2015

I do nothing

I do nothing
The last time I remember was when I received my first bucket
until now I did nothing
I just breathe, so I'm still alive.
"Alive"?
I'm not sure.

I still keep the flower until now.
So I know how useless I am.
The flower has withered and dark
but stay standing, not even fall
I should learn from it.

Only this time I felt hollow
I try to create my own happiness, as someone said to me
but not as beautiful as the real happiness
I had to go to get it

I tried to break the silence in my life
with a run on hobbies or creating a new hobby
but it makes me bored
because this is not what I want *maybe*
So what?

I was struggling
but people don't see it
I fall up accordingly
but no one knows
I'm sweating
but no one noticed
because I just sit and relax
I burned
but no one is panicking
because I immediately treat my wounds
I fear
*not proven*
I cry
it should look in my eyes

I don't understand myself
No!
I really understand myself
therefore I'm very careful about her

I'm talking like I was two people
I'm just one.
I am Kharisma Widyastuti

*ceritanya lagi latihan bahasa inggris

Senin, 23 Februari 2015

I Wanna be a Good Mother




Someday..
I'll get married and have children.
My children will grow up
If the time comes, I always be by their side.
I want to be a good mother to them.

I'll teach them how to be kind.
They'll know how to help others.
I'll always give them spirit.
I wouldn't let my children get lost.
I'll solve their problems.
I wouldn't let my children to be depressed because they can't solve the problems of life.
I'll let them help me, although it would be chaotic.
I wouldn't let my children feel useless.
I'll be proud of them, even though they never got an award.
I'll support their talent, even if it was not useful for their lives in the future.
I'll support what's their pleasure.

Of course I will give them privacy.
They can make friends with anyone, as long as the person doesn't make them hurt.
I wouldn't interfere with their problems.
They will share it with me if they want to.

And I want my partner to do the same with me.
Yes, their father must do it.

I want them to feel grateful to be born into this world. and have parents like us.

*[english version] maaf bila ada kesalahan dalam penulisan, sesekali aku ingin mempergunakan bahasa lain.

Kamis, 25 September 2014

Terimakasih

Untuk kedua orang di foto tersebut,
Ayahanda dan Ibundaku tercinta..


Terimakasih untuk tidak pernah menyerah membimbingku ke arah yang lebih baik.
Terimakasih untuk tidak pernah menyerah menyemangatiku dan memotivasiku agar aku dapat berdiri kembali.
Terimakasih untuk tidak pernah menyerah menuntunku ke garis finish itu.

Ayahandaku tersayang, R.Gunawan Setianegara.
Orang yang ikut andil dalam setiap perubahanku menjadi lebih baik.
Orang yang mengajariku melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda.
Orang yang tidak pernah lelah mengingatkanku untuk berdoa, bersyukur, dan positif thinking atas rencanaNya.
Orang yang selalu mengatakan bahwa aku bisa, ketika aku akan menyerah.
Orang yang tak henti-hentinya mangajarkanku untuk bisa mandiri.
Orang yang selalu memberikanku problem solve atas semua permasalahanku dan memiliki jawaban atas semua pertanyaanku.
dan yang terakhir..
Understand me, so well.


Ibundaku tersayang, Ibu Ida Savitri Kusmargiani.
Orang yang tercover karena kesan pertama, namun sebenarnya hatinya lembut dan hangat.
Orang yang penuh akan kasih sayang.
Orang yang memotivasiku dengan cara yang berbeda.
Orang yang berpura-pura seperti tidak mempedulikanku, namun memerhatikanku dari jarak sejauh itu.
Orang yang berusaha memahamiku, sedikit demi sedikit.
Orang yang secara tidak langsung seperti membelaku.
dan yang terakhir..
Understand me, by my heart.

Mereka berdua seperti kedua orang tua bagiku, layaknya Ayah dan Ibuku.
Aku menyayangi mereka. Sangat.
Hati mereka sangatlah hangat. Hangat sekali. Sehingga aku sangat nyaman berada di dekat mereka.
Terimakasih untuk semua yang pernah kalian lakukan untukku. Untuk Kharisma Widyastuti.
dan ku katakan..
Aku menyayangimu Pah..
Aku menyayangimu Ibu..

Senin, 07 Juli 2014

yang tak terucap


aku orang introvert, tidak semua orang mendengar cerita-cerita yang keluar dari mulutku, aku senang memendamnya.
yang pertama karena aku tidak nyaman untuk bercerita (hanya beberapa orang saja)
yang kedua, aku tidak ingin membuat khawatir, dan susah-susah memikirkanku.
yang ketiga aku memang tidak suka banyak bicara.
yang dekat dengan kita selain sahabat dan boyfriend adalah keluarga, lebih tepatnya ayah-ibu.
aku anak terakhir dari 3 bersaudara, diantara mereka, aku yang paling tertutup.

di perjalanan hidupku akhir-akhir ini, ada banyak batu kerikil yang menghadang, namun mereka banyak, hingga aku harus mati-matian untuk melewatinya.
tetapi aku tetap tidak punya keinginan untuk menceritakan kepada mereka.

padahal aku ingin mengatakan, bahwa:

Pak, Buk, aku disakitin sama temenku, aku diinjak-injak, aku sudah tidak dimanusiakan sama dia.
Pak, Buk, aku sakit.
Pak, Buk, aku dibully sama temen-temenku, hanya karena aku berbeda dengan mereka.
Pak, Buk, aku lagi bikin TA ini.
Pak, Buk, dosen pembimbing I ku galak banget, aku dimarahin terus.
Pak, Buk, dosen pembimbing II ku baik, beliau pinjemin aku buku buat referensi.
Pak, Buk, aku difitnah katanya kerjaannku dibuatin, padahal aku bikin sendiri.
Pak, Buk, temen-temenku ada yang baik, mereka masih mau main sama aku.
Pak, Buk, aku sekarang berangkatnya sendirian ke kampus, dulu mesti ada yang bareng aku.
Pak, Buk, aku takut, aku gak bisa ngomong di depan kelas, aku takut presentasi individu.
Pak, Buk, aku malu, aku gak bisa acting di simulasi.
Pak, Buk, dosen-dosen pembimbingku mecuti aku terus, yang satu suka bikin aku down, yang satu suka bikin aku nangis.
Pak, Buk, aku laper, aku jarang sarapan.
Pak, Buk, aku takut, aku sendirian di kos, aku gak ada temennya di sini.
Pak, Buk, di kos gak ada orang, gak ada yang bisa diajak curhat kalo di kos.
Pak, Buk, aku capek ngurusin kos, aku terus yang ngurusin, padahal aku cuman anak kos bukan mbak kos, aku capek mikir sampah, bak mandi, terasnya kotor terus.
Pak, Buk, aku nginep di kos temenku terus, dia baik mau nampung aku, tapi aku dimarahin mbak kosnya.
Pak, Buk, aku capek, aku lajo terus aku capek banget.
Pak, Buk, aku capek banget, lembur terus, ngerjain terus, kepalaku pusing.
Pak, Buk, aku nangis ini, aku capek banget, aku harus ngerjain banyak hal di saat aku ada banyak masalah, semuanya tabrakan.
Pak, Buk, dosen pembimbing I ku gak percaya kerjaanku itu bukan kerjaanku, padahal itu aku yang bikin, ngapain aku ngelanjutin kerjaanku kalo gak pada percaya itu kerjaanku.
Pak, Buk, aku sukanya ngadu sama ngeluh tentang maslah-masalahku sama temen deketku sama dosen pembimbng II ku juga, mereka selalu bisa bikin aku bangkit lagi.
Pak, Buk, aku udah daftar yang sidang percepatan, hanya aku sama temen deketku yang baru daftar, dia ngerjainnya cepet, aku jadi ikutan cepet.
Pak, Buk, dosen pembimbing I sama II ku bilang aku gak boleh nangis pas ujian, dan aku janji gak nangis.
Pak, Buk, aku mau sidang, aku takut banget, aku paling lemah diantara mereka.
Pak, Buk, aku takut banget nunggu pengumuman kelulusan, aku pengen banget nangis, soalnya tadi sidangku gak lancar-lancar banget, tapi aku dah janji gak mau nangis.
Pak, Buk, dosen pembimbing I ku baik banget, beliau kasih aku fitbar pas sidang.
Pak, Buk, aku lulus, aku dapet A.
Pak, Buk, dosen pembimbing I/dosen waliku suka banggain aku di kelas, aku gak enak banget sama temen-temen.
Pak, Buk, aku habis mboncengin dosen pembimbing I/dosen waliku naik motor, trus nganter sampe depan rumah.
Pak, Buk, temen-temenku pada mikir aku lulusnya gampang karena pengujinya gampang, padahal aku mati-matian nglewatinnya.
Pak, Buk, aku masih belum libur, aku masih harus revisi, endtest, penjilidan sama ngurus bebas masalah.
Pak, Buk, aku pengen kura-kura, karena perumpamaanku dulu pas ngerjain TA, aku pengen kura-kura.
Pak, Buk, aku beli kura-kura ini, di semarang, tadi aku bawanya susah banget.
Pak, Buk, tadi to kura-kuranya njempalik, dia gak bisa bangun.
Pak, Buk, kosku udah selesai, ini gimana aku bawa barang-barangnya.

Rabu, 11 Desember 2013

cerita kharis

namaku kharisma widyastuti,
kalian bisa memanggilku kharis,
usia kharis baru 4 tahun,
kharis duduk di bangku kelas 0 (nol) kecil di salah satu Taman Kanak-kanak di kota kharis,
yang kharis lakukan setiap hari hanyalah bermain, tertawa, dan hal-hal menyenangkan lainnya,
kharis berangkat dari rumah pukul 8 pagi dan pulang pukul 10 pagi,
pada siang hari, kharis bermain-main dengan teman-teman tetangga,
pada sore hari kharis hanya menghabiskan waktu di depan televisi,
malam harinya kharis bobok pulas di pangkuan bunda..
itu keseharian yang kharis lakukan..

mengenai teman-teman kharis yang sangat baik dan lugu,
mereka baik,
mereka juga asyik,
sehingga apapun yang kharis lakukan dengan mereka, membuat kharis selalu bahagia..
mereka tidak pernah menggunakan kata-kata kotor maupun kasar,
mereka tidak pernah membully kharis maupun teman yang lain,
mereka tidak pernah mengikuti perkataan dari salah satu profokator,
mereka tidak pernah menginjak-injak kharis maupun teman satu sama salin,
mereka tidak pernah memanfaatkan kharis,
mereka amat sangat peduli dengan kharis, peduli dalam arti yang sebenarnya,
mereka benar-benar mengerti kedaan kharis sebenarnya,
kharis bahagia mempunyai teman-teman yang seperti itu,
kharis sayang sama teman-teman kharis,
kharis tidak akan pernah melupakan mereka sampai akhir hayat kharis,
dan kharis akan selalu berdoa untuk mereka, 
kharis akan minta pada Tuhan biar teman-teman kharis mendapat balasan yang setimpal

#plak!
*kemudian terbangun

Sabtu, 26 Oktober 2013

Kacang Kulit

I'M SO TIRED OF BEING HERE!

mengapa kalimat itu yang tertulis?
mengapa harus menggunakan capslock untuk menuliskannya?
entahlah..
kurasa seseorang yang menulisnya, sudah benar-benar muak..
ah..
kata itu lagi yang keluar..
MUAK!

sepanjang perjalanan yang ku tempuh..
sampai sejauh ini, tidak ada satupun orang yang mengerti diriku, tidak ada yang mengerti jalan pikiranku, apalagi tentang apa yang ada di dalamnya.. di dalam hati.. lebih dalam lagi.. entah apa namanya, entah harus ku sebut dengan apa..

dia, mereka dan orang-orang itu, tidak akan pernah bisa mengerti..
karena mereka hanya melihat. hanya melihat..
dimana pandangan mata mempunyai batas, (beda lagi jika menggunakan pandangan hati)

dan satu lagi,
yang mereka lihat hanya kulit luarnya saja,
tetapi mereka bisa berbicara seolah-olah mereka memahami betul apa yang ada di dalam kulit tersebut.
mereka terus saja berbicara, sesuatu yang sama sekali tidak mereka ketahui.

mungkin harus ku katakan..
TAU APA MEREKA?!!
just SHUT UP!

mengapa mereka terus saja melakukannya,
berkomentar, menuding, menghujat, menghakimi, memojokkan, dan hal lain yang terkesan seperti menginjak-injak harga diri orang lain.
dan hukum berlaku, mereka benar dan aku salah. mereka benar dan aku salah. mereka benar dan aku salah.

mereka benar dan aku salah.

okay..
mungkin masih bisa ku terima jika semua cercaan itu ditujukan kepadaku,
tetapi jika aku mendengar bahkan melihat dengan mata kepalaku sendiri, bahwa mereka melakukan hal tersebut bukan kepadaku, melainkan orang lain yang ku kenal..aku akan sangat marah.
apalagi dengan horcruxku, aku akan benar-benar sangat marah!

aku tidak habis pikir..
mengapa mereka melakukannya.
itu hal konyol.
konyol tetapi menyebalkan.

MEREKA TAU APA?!

kumohon..
jika tidak tahu yang sebenarnya, sebaiknya diam..

Allah Maha melihat..
Allah Maha membalas semua perbuatan

aku pun tidak sanggup  melihatnya, jika hari itu datang.

Senin, 14 Oktober 2013

tak seindah rencanaNya

pernahkah kalian merasa langkah yang kalian ambil adalah sebuah kesalahan?
pernahkah kalian menyesal atas keputusan yang telah kalian ambil?
pernahkah kalian sangat ingin sekali memutar waktu sehingga kejadian yang telah kalian alami tidak akan pernah terjadi?
jawabanku atas pertanyaanku sendiri adalah PERNAH!
atau bahkan sering..

yang biasa aku lakukan setelah itu adalah menyesali, menyesali, dan terus saja menyesalinya..
"kenapa seperti ini? kenapa dulu tidak begitu saja?"
selalu itu yang memutari benakku,

namun.. seiring berjalannya waktu.. dan semakin tumbuh dewasanya aku..
aku menyadari..
benar-benar menyadari..
bahwa ada sesuatu di balik itu semua
bahwa rencanaku.. tidak lebih indah daripada rencanaNya..
selalu ada sesuatu di balik itu semua

Dia membiarkanku merasakan kesedihan yang mendalam sebelum aku menemui kebahagiaan yang sesungguhnya
Dia membiarkanku merasakan kesakitan untuk memberitahu hal yang sangat penting kepadaku
Dia membiarkanku kehilangan sesuatu yang berharga untuk memberiku sesuatu yang istimewa
Dia membiarkanku jatuh tersungkur untuk mengajariku cara bangkit, berdiri, dan kemudian berlari
Dia membiarkanku tersesat untuk menuntunku menuju jalan keluar

selalu ada sesuatu di balik itu semua..

Minggu, 22 September 2013

terkesan seperti ...

usiaku sudah menginjak angka 20,
aku sudah bukan lagi gadis kecil yang selalu merengek untuk dibelikan permen..
aku sudah duduk di bangku kesakitan, kurang lebih 2th, dan ini adalah tahun yang ketiga.
selama 2th itulah, aku terpaksa tinggal jauh dari keluarga (terlebih orang tua, ayah dan ibuku)..
yah, walau setiap minggu aku pulang.

dan mungkin karena pekerjaan mereka atau memang mereka yang sudah menganggapku dewasa,
mereka jarang sekali menanyakan bagaimana kabarku, bagaimana kehidupanku di sana, bagaimana kuliahku, bagaimana dengan teman-temanku, apakah ada yang menarik perhatianku..
karena tidak mungkin aku yang memulai, aku anak yang tidak terlalu terbiasa untuk bercerita..

selama 2th itulah, aku mengenal beberapa orang yang ku jadikan seperti orang tuaku,
yang menjagaku, melindungiku, menghawatirkanku, membimbingku, menghiburku, merawatku, dan pekerjaan lain yang terlihat seperti seolah-olah mereka adalah kedua orang tuaku,

satu diantaranya tinggal bersamaku dalam satu atap, satunya lagi berada pada lingkungan yang sama hampir setiap hari..

aku sangat bersyukur, Allah menitipkanku pada mereka, mereka yang berada pada posisi sebagai orang tua keduaku hingga saat ini..
aku masih belum dewasa, aku masih belum bisa lepas dari dekapan orang tua, aku masih membutuhkan penunjuk arah, karena aku sangat takut akan tersesat..

ketika suatu hari mereka saling bertatap muka, hal yang benar-benar membuatku terpukau dan membuatku ingin menulisnya di blogku adalah..
mereka berdua sama-sama menanyakan keadaanku, bagaimana aku ketika di kampus juga sebaliknya, bagaimana aku ketika di kos..
mereka sama-sama seolah-olah mempunyai kewajiban untuk menjagaku,
mereka sama-sama saling menitipkan aku,
tidakkah ini hal yang luar biasa?

dan.. mereka menyayangiku..

satu hal yang ingin aku dengar dan lihat suatu hari nanti adalah..
aku ingin kedua orang tuaku mengucapkan terimakasih atas apa yang mereka lakukan terhadapku selama ini, tanpa mereka aku tidak bisa sampai seperti ini..
hanya ucapan itu yang ingin kudengar dari mulut mereka.. hanya itu.. tidak lebih..
:')

satu hal lagi.. mereka mengetahui apa yang orang tuaku tidak..
dan mereka justru memahami apa yang orang tuaku tidak..
:')

Minggu, 09 Juni 2013

the truth

postingan ini akan sedikit panjang, kurasa..

*di mulai dari hari rabu..
rabu yang awalnya menjadi hari menyenangkan..
karena besok pagi adalah tanggal merah,
namun rabu harus ditutup dengan sesuatu yang membuatku ketakutan..
sesuatu yang membuatku tidak nyaman untuk tidur.
yap..
aku mengalami yang namanya mungkin "tindihan"
orang-orang bilang tindihan artinya ditindih oleh makhluk astral.
mungkin kalau tindihan yang berlangsung hanya sekali dalam semalam, aku sudah biasa..
dan aku tidak akan takut..
tetapi ini..
dalam waktu tidak ada 10 menit, aku mengalami tindihan selama 3 kali.
3 kali..
aku tidur dengan posisi miring ke kanan tanpa bantal, dan aku kena tindihan..
setelah bisa bergerak normal kembali, aku tidak merubah posisiku, dan kena lagi..
setelah itu aku merubah posisi ke kiri, dan kena lagi..
sial!
aku baru bisa tidur pukul 00.00

*hari berikutnya
kamis..
mungkin sudah sedikit lupa, bahkan hampir tidak terpikirkan sama sekali..
aku tidur pukul 22.00
tetapi kejadian itu terulang kembali..
lagi-lagi aku tindihan..
satu kali tindihan, aku langsung merubah posisi,
dua kali kena, aku ubah posisi lagi,
tiga kali kena, aku ubah lagi posisi
(tentunya sambil komat-kamit baca doa)
empat kali kena, aku benar-benar berusaha agar mataku tetap terbuka dan menggerakkan kaki kiriku terus menerus..
lima kali kena, aku langsung mengambil HP, buat facebookan, whats appan, twitteran, instagraman, dll..
sempat terbesit untuk tidak akan tidur!
bagaimana aku bisa tidur?
aku merasakan ada yang mengawasiku dari belakang,
mencoba untuk terus masuk ke dalam diriku,
berulang-ulang kali..
dia seperti menungguku untuk tidur, sedikit saja aku terlelap, dia gunakan kesempatan itu untuk masuk!
tetapi aku masih bisa untuk tetap membuka mata, dan meronta-ronta untuk melepaskan diri dari sekapannya!
entahlah..
sulit untuk dideskripsikan..

*hari berikutnya
sebenarnya dari rabu malam aku sudah menceritakan hal ini kepada seseorang, sebut saja mr.P, orang yang memiliki apa yang kebanyakan orang tidak memilikinya
beliau sudah mengeceknya, dan kami mengobrol banyak hari itu
mengenai berbagai kemungkinan yang menyebabkan kejadian seperti 2 malam itu,
dan kurasa menjurus ke 'makhluk astral'
sebut saja mr.P adalah ghost buster :D yang akan menindaklanjuti pada malam ini,
tetapi aku sangat takut jika akan mengulang kejadian itu lagi..
I'm so scare!

*jumat petang
sumpah..
aku menjadi mendadak parno,
mendengar adzan maghrib yang menandakan malam akan datang, sungguh menakutkan,
bayangkan..
aku membuka pintu kamarku selebar-lebarnya, tidak berani ke kamarku, tidak berani ke kamar mandi, bahkan pada malam itu aku merengek ingin tidur bersama kakakku, terus menanyakan kapan kakakku akan tidur, dan sama sekali tidak ingin melakukan aktivitas seperti biasanya, facebookan bahkan show timean pun enggan..
pukul 21.00 untungnya aku disuruh meminum obat flu yang pastinya ada efek mengantuk.
kurasa setelah 10 menit, aku tertidur.

*keesokan harinya
langsung aku menagih kejelasan pada my ghost buster :D
beliau menceritakan semua.. semuanya..
siapa si astral, asalnya, tujuannya, dan banyak lagi..
u know what ?
he said that, she's my grandma from boyolali
:(
:'(
pertama kali aku mendengarnya, aku masih bisa tegar, karena masih ada rasa takut itu..
tetapi setelah beliau menjelaskan panjang lebar,
ketakutanku menghilang, namun..
air mataku bercucuran..
aku menangis :'(
aku benar-benar cucu yang jahat,
mungkin aku kategori cucu yang jarang mendoakannya..
hingga beliau jauh-jauh menemuiku untuk meminta pertolongan..
benar-benar.. cucu macam apa aku?!
walau tidak pernah melihatnya bukan berarti terlupakan untuk memanjatkan doa untuknya!
cer! camkan itu..

memang.. walau hanya dua simbah yang sempat masuk ke kehidupanku, bukan berarti aku lupa dengan mereka-mereka yang tidak sempat melihatku.
dimanapun mereka berada, mereka semua tetap bagian dari keluargaku..
mereka menyayangiku, begitu juga denganku..

pertanyaannya adalah kenapa hanya aku?
mr.P bilang, mungkin karena memiliki kesamaan genetis, karena simbahku yang satu ini memiliki wajah dan rambut yang sama denganku :')
sungguh..
beliau pasti cantik sekali, seperti ibuku.. :')

kelak.. kita akan bertemu di surga,
aku sungguh ingin bertemu dengannya di sana, memeluknya dan mengucapkan..
"terimakasih telah mengunjungiku"
:)

Kamis, 18 April 2013

dibalik pintu

aku melihat sebuah pintu yang setiap harinya ku lihat
aku tidak tahu apa yang ada dibaliknya
aku tidak tahu siapa yang ada di sana
kurasa di sana sangat gelap
sangat dingin
tidak ada cahaya
tidak ada tanda-tanda kehidupan
kurasa tidak ada siapa-siapa di sana

pintu itu sudah lama tidak terbuka
lama sekali..
entah kapan terakhir dia terbuka,
bahkan aku lupa siapa yang pernah membuatnya terbuka
hingga saat ini,
benar-benar hingga detik ini..
dia sudah tidak pernah terbuka lagi

apa pintu itu lupa cara membukanya?
apa dia tidak bisa membukanya sendirian?
apakah harus ada orang lain yang membukanya?

tetapi tidak semua orang bisa membukanya dengan mudah?
lalu bagaimana?

apakah harus mendobraknya?
dan mematahkan semua engsel di pintu?
agar pintu itu dapat terbuka lebar
dan tidak ada seorang pun yang dapat membuatnya tertutup kembali

siapa yang akan melakukannya?

ah, apa dia membuat sebuah sandi tertentu?
sandi seperti apa?
dan..
siapa yang tahu kata sandinya?
apakah hanya "seseorang yang dia tunggu" yang mengetahui sandinya?
siapa dia?
dan kapan dia akan datang lalu membukanya?
dan..
sampai kapan dia akan menunggunya?

orang di balik pintu itu..
apa dia tidak bosan?
dengan kehidupan monotonya
apa dia tidak lelah?

tidakkah dia ingin keluar?
menghirup udara segar di luar
menikmati pemandangan indah
mencoba hal baru diluar sana
tidakkah dia menginginkan hal semacam itu?

tidak?

kurasa tidak..

Sabtu, 13 April 2013

you're back :')


you're back :')
kau kembali..
:)

Let's talk about L..

di postingan Ltheoracle, aku jelaskan semua tentang L.
dan di postingan We Miss u L, L menghilang dan semua orang mencarinya.. begitupun aku..

tahun lalu, aku masih bisa berkomunikasi dengannya..
mengadukan semua masalahku, mencarikanku solusi, dan menyebar cinta bersamanya..
kurasa pada bulan juni.. di menghilang.
setelah kuselidiki, ternyata dia sedang menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi di shanghai..
oke, fine..
kurasa aku dapat menunggunya..

ku harap setelah dia menyelesaikan urusannya, dia akan kembali ke peran yang dari awal diperankannya..
I hope..

namun..

aku tidak tahu tepatnya kapan, *kurasa tahun ini
dia selesai,
selesai dengan urusannya itu..
tetapi akun @Ltheoracle sama sekali tidak berubah..
akun yang sudah usang dan berdebu, sama sekali tidak ada yang mengurusnya..
kemana dia?
apa yang dia lakukan?
dia benar-benar serius untuk tidak kembali menjadi L lagi?
ah sial..

aku benar-benar merindukannya.. :'(

L, apa yang sedang kau lakukan sekarang?
Apa kau sudah lebih bahagia?
Jika kau bahagia, maka aku pun juga :')
kurasa..

setelah sekian lama..
benar-benar sekian lama.. 

aku sudah terbiasa mengatasi masalahku sendirian..
tanpa kalimat bijaknya L, tanpa night storynya L, tanpa L
I can!

tiba-tiba L datang.. dengan identitas aslinya..


dia benar-benar datang..
dia benar-benar kembali..

walau hanya sepotong kalimat..
walau hanya satu kali tindakan..
setidaknya, dia masih ingat denganku..
dia masih ingat dengan akun @b0rizt

how sweet..


dan ketika aku ngetweet L..

ah..
L, I really miss u

Senin, 21 Januari 2013

Behind the Scene

Ini adalah behind the scene ketika aku membuat "Tugas Komunikasi Bisnis" yang mendapat respon amazing :')

Komunikasi Bisnis
apa yang ada di dalam pikiran kalian mengenai ini?
Komunikasi..
yap, jelas ini adalah mata kuliah yang selalu berhubungan dengan komunikasi, berbicara, ngomong, apapun itu.
tetapi lihatlah aku?
aku hanya anak submisive, anak neurosis, yang mempunyai kekurangan dalam berbicara,
bukan berarti aku tidak bisa mengeluarkan suara dalam mulutku.
namun, aku tidak bisa mengeluarkan kata-kata dari mulutku.
ini menyedihkan
itu adalah mata kuliah yang mematahkan harapanku untuk memiliki nilai.

setiap hari, tugas yang pak dosen berikan adalah presentasi.
yap, presentasi kelompok maupun individu.
itu memuakkan.
apa yang bisa dilakukan untuk orang seperti aku?

namnu suatu hari, pak dosen memberikan tugas lagi.
bukan tentang presentasi ataupun tentang berdiri di depan kelas.
tugas membuat video.
video tentang prosedur yang ada di bank, mengenai membuka tabungan, transfer, atau apapun yang berkaitan dengan hal-hal yang berbau bank.
di sini ada 2 pilihan.
membuat video dengan merekam, kami harus memakai perlengkapan dan peralatan layaknya di bank, mempraktekkan situasi di bank, itu pilihan yang pertama.
pilihan kedua, membuat skrip yang berkaitan dengan hal tersebut di atas.

tugas ini diberikan oleh 2 orang, kami mempunyai partner dalam menyelesaikan ini.
yap, saat itu dan pada waktu itu pula aku menolak untuk memilih pilihan pertama yang ku katakan pada partnerku.
kami akan memilih yang kedua.
tetapi partnerku masih bingung harus membuatnya seperti apa, sedang aku sudah memikirkan banyak hal.
banyak sekali.. dan itu ada tepat di atas kepalaku.
kami memiliki deadline 2 minggu kurasa,

kalian tahu, pada saat itu, aku sedang senang-senangnya belajar menggambar lewat SAI.
dan ideku adalah membuat skrip melalui gambar-gambar.

ketika mata kuliah lain sedang berlangsung, aku menggambar beberapa sket di binderku.
sedang tugas partnerku adalah membuat dialognya.
kemudian ketika libur weekend, aku menghabiskan waktuku untuk memulai tracing.
dan ketika 5 hari sebelum deadline, baru kami mulai membuat, mengedit, dan menyelesaikan tugas itu bersama.
dan kami menyelesaikan tugas itu 3 hari sebelum deadline.

lain cerita, ada sebuah lomba yang diadakan oleh Budhe Gembul
lomba 5th anniversary giveaway
dan aku mengikutinya, aku mengikutsertakan video tugasku di lomba itu klik di sini
yang otomatis aku harus mengupload video tugasku itu di youtube agar bisa menjadi link, karena aku meggunakan video itu sebagai contoh klik di sini

suatu hari,
pak dosen mengatakan, kalau beliau kagum dengan video dari tugas yang kami buat.
aku tidak berharap itu video kami.
sudah dapat menyelesaikannya saja sudah membuatku tersenyum bahagia.

suatu hari lagi,
pak dosen masih saja mengatakan hal yang sama, dan beliau menambahkan, kalau video yang beliau suka tersebut sudah ada di youtube.
aku memang mengupload videoku di youtube, tetapi aku tidak memberitahu siapapun, bahkan aku juga tidak mengshare ke akun manapun, kecuali satu link di postingan blogku.
aku masih saja menepis pikiran kalau itu bukan video kami.

tetapi suatu hari lagi.
akhirnya pak dosen menyebut merk orang yang menguploadnya
beliau memanggil namaku.
dan aku terkejut,
bukan karena videoku, namun darimana pak dosen tahu?


dan ini ketika aku kepo akun facebooknya pak dosen,
aku menemukan ini
rasanya seperti melayang-layang di udara setelah membaca ini.

dan kalian tahu?
ini kali pertama ada seorang dosen yang menyukai, mengaggumi, dan bangga akan tugas yang aku buat, bahkan beliau mengingat namaku.
ya, namaku.. kharisma.
kharisma widyastuti.
selama ini.. benar-benar selama ini..
tidak ada yang pernah mengenal kharisma widyastuti..
karena kharisma widyastuti bukan mahasiswa yang aktif, di organisasi maupun di kelas. bukan mahasiswa yang pintar yang dikerubungi ketika tes. bukan mahasiswa yang rajin yang tugas-tugasnya dijadikan bahan contekan. bukan mahasiswa yang cerdas yang bisa dengan mudah menjawab pertanyaan. dan bukan mahasiswa yang percaya diri.
kharisma widyastuti ya kharisma widyastuti.
ini aku.. dan memang hanya ini :')

Sabtu, 15 Desember 2012

Happy Birthday Metkuh


Happy Birthday Metkuh..
Ya, mungkin aku orang terakhir yang mengucapkannya.
Padahal dia sahabatku, dia soulmateku, aku terlalu bodoh untuk mengingat tanggal  ulang tahunnya.
Aku terlalu sibuk dan lupa akan hal kecil nan berharga ini.
I'm so sorry. But, Happy Birthday Met.. :')
Wish u all the best..
Ya, hadiahku memang tak seindah hadiah dari teman-teman (baru) mu, hadiah yang bisa membuatmu berjingkrak-jingkrak kegirangan.
Hadiahku memang simple, dan tidak membutuhkan biaya apapun.
Tapi lihat bagaimana proses aku membuatnya :')
Aku sampai menangguhkan tugas-tugasku untuk membuat ini.. :')
Happy Birthday ya Met,

Mugo-mugo kowe seneng ya mbe hadiahku,
Ojo nesu ya met, aku tenanan lali.. XD


poke:

Minggu, 02 Desember 2012

Buat Budhe

postingan ini buat budhe
yang ceritanya pengen kasih something special sama si pemeran utama kisah "Long Distance Relationship"nya

tak perlu panjang lebar..
aku hanya ingin sedikit membantu budhe saja,
yang katanya, budhe sedang tidak ada ide sama sekali..
sebenarnya ideku (tidak sengaja) hampir sama dengan ide-ide teman yang lain, cuma agak simple sedikit (atau malah terlalu simple)

kalo aku jadi budhe, yang mau anniversary'an 5th sama LDRnya.
aku bakal kasih something buatanku sendiri :)
#pilihan 1: 
yang jadi andalanku, membuat video dari foto-foto..
apa ya namanya, intinya membuat foto-foto yang bergerak layaknya video dengan dialuni lagu-lagu romantis #eciee :D
contohnya video "happy mom day" yang aku buat setahun yang lalu. klik di snini
#pilihan 2:
masih seputar video, membuat stop motion.
membuat foto satu per satu, lalu disatukan sepeti halnya dengan pilihan 1, namun ini lebih ribet, memakan waktu, tapi tapi tapi.. ini lebih kreatif :D
sebenarnya aku mau ambil contoh stop motion bikinan temenku (aku ikut andil juga, walau pas acara pengeditan :P ) tapi berhubung videonya gak nangkring di youtub, jadi.. ya sudahlah aku carikan contoh stop motion yang simple :) klik di sini
#pilihan 3:
video lagi nih budhe. kalo budhe suka gambar, suka yang ribet-ribet, suka yang makan waktu banyak :D
aku ada ide video satu lagi. jadi budhe gambar dulu tuh di komputer, abis itu di warnain, abis itu dibikin kayak film kartun gitu, satu demi satu (hampir kayak stop motion). kalo bingung ini ada contoh video buatan aku sendiri. tuntutan tugas dari pak dosen. klik di sini

Nah.. tinggal pilih budhe mau yang mana?
kategori ringan, sedang atau berat?

Semoga ideku bermanfaat buat budhe, haha :D
buat para pembaca juga, kalau mau dicoba, silakan..

Masukan buat budhe:
Apa pun yang budhe buat, seberantak apapun itu adalah hasil karya dari budhe sendiri, never mind :) pasti si doi bakal seneng kok ^^



Kamis, 29 November 2012

Maklum ada batasnya

"maklum" hampir seperti saudara kandung dari "sabar"
dimana maklum digunakan untuk memaklumi alias membiarkan suatu hal karena alasan tertentu.
namun, sama halnya dengan sabar.
maklum memiliki batas. maklum jelas ada batasnya.
atau mungkin karena aku tidak mampu / tidak bisa bertahan dengan situasi ini, hingga aku mengatakan..
Maklum ada batasnya!

"Oh.. orang ini seperti ini. maklum lah dia kan ... "
"Oh, jadi kayak gitu, maklum deh kalo ... "
"Oh, gitu ya. Oke deh, brati kamu orang yang ... "
Dan lain sebagainya

Maklum adalah satu tindakan yang patut kita maklumi ketika salah seorang sedang tidak mampu melakukan / memang seperti itu adanya.

Contoh kasus.
Salah seorang teman sedang super sibuk dan tidak mampu membereskan semua barang-barangnya yang berantakan. Dia disibukkan oleh tugas yang menumpuk hingga tidur adalah hal yang paling menyenangkan buatnya.
Ok, Fine! Dia sibuk dan tidak bisa lepas dari kata berantakan.

Salah seorang teman memiliki watak "bullying". Entah menjatuhkan mental, kepribadian, dan segala hal. Anak-anak pendiam dan gampang diinjak-injak adalah korban utamanya.
Ok, Itu memang watak mereka sejak lahir.

Namun, aku akan menyanggah dari wacana tersebut di atas.
Yang pertama, baiklah.. tugasmu adalah alasanmu. Tetapi, bisa kan lihat situasi dan kondisi seseorang di sampingmu. Kamu tidak boleh hanya menginginkan orang peduli dan kemudian memaklumimu. Kadang kala kau juga harus peduli dengan orang di sebelahmu. Lihat, bahkan dia tidak bisa menggunakan meja, lihat dia sampai harus mengerjakan tugasnya di atas kasur. dan lihat kau membuat geraknya terbatas untuk melakukan hal-hal kecil. Walaupun tugasnmu banyak, tidurmu kurang, dan pikiranmu penat. Tidak bisakah meluangkan waktumu 1 menit saja untuk membereskannya?
Temanmu memaklumimu, kau juga harus menghargainya. Karena dia ada, dalam satu ruang bersamamu.

Yang kedua, baiklah.. itu watakmu. bahkan mereka tidak bisa mengubahnya. itu jalan pikiranmu bahkan mereka tidak bisa mengerti. apa pun itu. ku mohon. bullying haram hukumnya. apa kau pikir kau yang terbaik, hingga membully temanmu sendiri sampai seperti itu. fine! mereka memaklumi kepribadianmu.. tetapi kamu sendiri tidak melakukan hal yang sama terhadap mereka. apa itu fair? stop bullying!
hentikan untuk menghancurkan mereka!

akhir kalimat
maklum, sabar, atau apapun itu.. semua ada batasnya! karena kita hanya manusia biasa yang tidak sesempurna itu untuk mengatakan bukan sabar/maklum namanya kalau ada batasnya :)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...