Rabu, 11 Desember 2013

cerita kharis

namaku kharisma widyastuti,
kalian bisa memanggilku kharis,
usia kharis baru 4 tahun,
kharis duduk di bangku kelas 0 (nol) kecil di salah satu Taman Kanak-kanak di kota kharis,
yang kharis lakukan setiap hari hanyalah bermain, tertawa, dan hal-hal menyenangkan lainnya,
kharis berangkat dari rumah pukul 8 pagi dan pulang pukul 10 pagi,
pada siang hari, kharis bermain-main dengan teman-teman tetangga,
pada sore hari kharis hanya menghabiskan waktu di depan televisi,
malam harinya kharis bobok pulas di pangkuan bunda..
itu keseharian yang kharis lakukan..

mengenai teman-teman kharis yang sangat baik dan lugu,
mereka baik,
mereka juga asyik,
sehingga apapun yang kharis lakukan dengan mereka, membuat kharis selalu bahagia..
mereka tidak pernah menggunakan kata-kata kotor maupun kasar,
mereka tidak pernah membully kharis maupun teman yang lain,
mereka tidak pernah mengikuti perkataan dari salah satu profokator,
mereka tidak pernah menginjak-injak kharis maupun teman satu sama salin,
mereka tidak pernah memanfaatkan kharis,
mereka amat sangat peduli dengan kharis, peduli dalam arti yang sebenarnya,
mereka benar-benar mengerti kedaan kharis sebenarnya,
kharis bahagia mempunyai teman-teman yang seperti itu,
kharis sayang sama teman-teman kharis,
kharis tidak akan pernah melupakan mereka sampai akhir hayat kharis,
dan kharis akan selalu berdoa untuk mereka, 
kharis akan minta pada Tuhan biar teman-teman kharis mendapat balasan yang setimpal

#plak!
*kemudian terbangun

Sabtu, 26 Oktober 2013

Kacang Kulit

I'M SO TIRED OF BEING HERE!

mengapa kalimat itu yang tertulis?
mengapa harus menggunakan capslock untuk menuliskannya?
entahlah..
kurasa seseorang yang menulisnya, sudah benar-benar muak..
ah..
kata itu lagi yang keluar..
MUAK!

sepanjang perjalanan yang ku tempuh..
sampai sejauh ini, tidak ada satupun orang yang mengerti diriku, tidak ada yang mengerti jalan pikiranku, apalagi tentang apa yang ada di dalamnya.. di dalam hati.. lebih dalam lagi.. entah apa namanya, entah harus ku sebut dengan apa..

dia, mereka dan orang-orang itu, tidak akan pernah bisa mengerti..
karena mereka hanya melihat. hanya melihat..
dimana pandangan mata mempunyai batas, (beda lagi jika menggunakan pandangan hati)

dan satu lagi,
yang mereka lihat hanya kulit luarnya saja,
tetapi mereka bisa berbicara seolah-olah mereka memahami betul apa yang ada di dalam kulit tersebut.
mereka terus saja berbicara, sesuatu yang sama sekali tidak mereka ketahui.

mungkin harus ku katakan..
TAU APA MEREKA?!!
just SHUT UP!

mengapa mereka terus saja melakukannya,
berkomentar, menuding, menghujat, menghakimi, memojokkan, dan hal lain yang terkesan seperti menginjak-injak harga diri orang lain.
dan hukum berlaku, mereka benar dan aku salah. mereka benar dan aku salah. mereka benar dan aku salah.

mereka benar dan aku salah.

okay..
mungkin masih bisa ku terima jika semua cercaan itu ditujukan kepadaku,
tetapi jika aku mendengar bahkan melihat dengan mata kepalaku sendiri, bahwa mereka melakukan hal tersebut bukan kepadaku, melainkan orang lain yang ku kenal..aku akan sangat marah.
apalagi dengan horcruxku, aku akan benar-benar sangat marah!

aku tidak habis pikir..
mengapa mereka melakukannya.
itu hal konyol.
konyol tetapi menyebalkan.

MEREKA TAU APA?!

kumohon..
jika tidak tahu yang sebenarnya, sebaiknya diam..

Allah Maha melihat..
Allah Maha membalas semua perbuatan

aku pun tidak sanggup  melihatnya, jika hari itu datang.

Senin, 14 Oktober 2013

tak seindah rencanaNya

pernahkah kalian merasa langkah yang kalian ambil adalah sebuah kesalahan?
pernahkah kalian menyesal atas keputusan yang telah kalian ambil?
pernahkah kalian sangat ingin sekali memutar waktu sehingga kejadian yang telah kalian alami tidak akan pernah terjadi?
jawabanku atas pertanyaanku sendiri adalah PERNAH!
atau bahkan sering..

yang biasa aku lakukan setelah itu adalah menyesali, menyesali, dan terus saja menyesalinya..
"kenapa seperti ini? kenapa dulu tidak begitu saja?"
selalu itu yang memutari benakku,

namun.. seiring berjalannya waktu.. dan semakin tumbuh dewasanya aku..
aku menyadari..
benar-benar menyadari..
bahwa ada sesuatu di balik itu semua
bahwa rencanaku.. tidak lebih indah daripada rencanaNya..
selalu ada sesuatu di balik itu semua

Dia membiarkanku merasakan kesedihan yang mendalam sebelum aku menemui kebahagiaan yang sesungguhnya
Dia membiarkanku merasakan kesakitan untuk memberitahu hal yang sangat penting kepadaku
Dia membiarkanku kehilangan sesuatu yang berharga untuk memberiku sesuatu yang istimewa
Dia membiarkanku jatuh tersungkur untuk mengajariku cara bangkit, berdiri, dan kemudian berlari
Dia membiarkanku tersesat untuk menuntunku menuju jalan keluar

selalu ada sesuatu di balik itu semua..

Minggu, 22 September 2013

terkesan seperti ...

usiaku sudah menginjak angka 20,
aku sudah bukan lagi gadis kecil yang selalu merengek untuk dibelikan permen..
aku sudah duduk di bangku kesakitan, kurang lebih 2th, dan ini adalah tahun yang ketiga.
selama 2th itulah, aku terpaksa tinggal jauh dari keluarga (terlebih orang tua, ayah dan ibuku)..
yah, walau setiap minggu aku pulang.

dan mungkin karena pekerjaan mereka atau memang mereka yang sudah menganggapku dewasa,
mereka jarang sekali menanyakan bagaimana kabarku, bagaimana kehidupanku di sana, bagaimana kuliahku, bagaimana dengan teman-temanku, apakah ada yang menarik perhatianku..
karena tidak mungkin aku yang memulai, aku anak yang tidak terlalu terbiasa untuk bercerita..

selama 2th itulah, aku mengenal beberapa orang yang ku jadikan seperti orang tuaku,
yang menjagaku, melindungiku, menghawatirkanku, membimbingku, menghiburku, merawatku, dan pekerjaan lain yang terlihat seperti seolah-olah mereka adalah kedua orang tuaku,

satu diantaranya tinggal bersamaku dalam satu atap, satunya lagi berada pada lingkungan yang sama hampir setiap hari..

aku sangat bersyukur, Allah menitipkanku pada mereka, mereka yang berada pada posisi sebagai orang tua keduaku hingga saat ini..
aku masih belum dewasa, aku masih belum bisa lepas dari dekapan orang tua, aku masih membutuhkan penunjuk arah, karena aku sangat takut akan tersesat..

ketika suatu hari mereka saling bertatap muka, hal yang benar-benar membuatku terpukau dan membuatku ingin menulisnya di blogku adalah..
mereka berdua sama-sama menanyakan keadaanku, bagaimana aku ketika di kampus juga sebaliknya, bagaimana aku ketika di kos..
mereka sama-sama seolah-olah mempunyai kewajiban untuk menjagaku,
mereka sama-sama saling menitipkan aku,
tidakkah ini hal yang luar biasa?

dan.. mereka menyayangiku..

satu hal yang ingin aku dengar dan lihat suatu hari nanti adalah..
aku ingin kedua orang tuaku mengucapkan terimakasih atas apa yang mereka lakukan terhadapku selama ini, tanpa mereka aku tidak bisa sampai seperti ini..
hanya ucapan itu yang ingin kudengar dari mulut mereka.. hanya itu.. tidak lebih..
:')

satu hal lagi.. mereka mengetahui apa yang orang tuaku tidak..
dan mereka justru memahami apa yang orang tuaku tidak..
:')
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...